News Update :
Home » » Kisah Udin, tukang bakso yang timpuk penembak polisi dengan batu

Kisah Udin, tukang bakso yang timpuk penembak polisi dengan batu



Hingga kini polisi masih memburu dua orang yang menembak mati dua polisi di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Dua pelaku yang kabur dengan menggunakan motor rampasan itu hingga kini belum terendus keberadaannya.

Salah seorang saksi, Jamaludin alias Udin mengaku melihat kedua pelaku yang menembak mati dua polisi tersebut. Bahkan Udin mengaku sempat melempari pelaku dengan batu saat berusaha kabur dengan motor hasil rampasan.

"Salah seorang pelaku saya timpa pakai batu kena yang belakang, tapi nggak jatuh," ujar Udin kepada merdeka.com, Sabtu (17/8).

Tadinya Udin mengira suara dar-der-dor yang terjadi adalah suara petasan. Dia pun segera melihat ke sumber suara tersebut.

"Kejadiannya sekitar pukul 22.00 WIB, kronologi kejadiannya kaya bunyi petasan. Bunyinya jeder-jeder-jeder, begitu saya tengok saya kira ada pohon rubuh terus saya panggil anak-anak," ujar Udin.

Menurut, anak-anak yang ingin menolong justru ditodong oleh pelaku dengan menggunakan pistol. Anak yang sedang nongkrong itu pun lari tunggang-langgang.

"Dua pelaku pakai helm. Dua-duanya pakai helm ketutup. Ciri-cirinya pakai jaket hitam strip merah. Dua-duanya sama mengenakan jaket strip merah. Dia menggunakan helm honda dua-duanya sama," imbuh Udin.

Usai menodong anak-anak, kedua pelaku lalu menodong seorang pengendara motor yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Motor Supra yang dikendarainya diminta dan dibawa kabur pelaku.

Sumber : Merdeka
Share this article :

Post a Comment

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. TANGERANG ONLINE . All Rights Reserved.
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger